2. Analog to Digital Converter (ADC)
2.1 Pengertian ADC
ADC (Analog to Digital Converter) adalah komponen atau rangkaian yang mengubah sinyal analog (nilai kontinu) menjadi representasi digital (nilai diskrit dalam bentuk bilangan biner) sehingga dapat diproses oleh sistem digital seperti mikrokontroler atau komputer.

2.2 Tahapan Proses Konversi ADC
Secara umum, proses ADC dibagi menjadi empat tahap utama:
| No | Tahap | Penjelasan |
|---|---|---|
| 1 | Sampling | Mengambil (mencuplik) nilai dari sinyal analog pada titik-titik waktu diskrit tertentu. Semakin tinggi frekuensi sampling, semakin akurat representasi digitalnya. |
| 2 | Filtering | Membersihkan sinyal dari noise sebelum dikonversikan agar hasil konversi lebih akurat. NOTE: Ini biasanya tidak terlalu dibahas pada metode ADC |
| 3 | Quantizing | Mengubah nilai analog pada satu titik waktu diskrit menjadi representasi level tertentu. Jumlah level ditentukan oleh resolusi ADC (contoh: 10-bit = 1024 level). |
| 4 | Encoding | Mengubah nilai level hasil quantizing menjadi kode biner digital per satuan waktu diskrit. |
Kita tidak akan mendalami proses ini, hal ini disebabkan karena Anda akan mempelajarinya secara langsung di dalam praktikum Telekomunikasi next semester 😂
2.3 Ilustrasi Proses ADC

No comments to display
No comments to display